Menyelami Keindahan Pulau Maratua, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur yang Menjadi Rumah Penyu

maratua 1365200503

mapatara.com – Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak pulau indah nan menawan dengan kekayaan flora dan fauna yang sangat beragam.

Dari sabang sampai merauke, semua orang dapat menemukan keindahan alam Indonesia yang memukau sekaligus satwa langka yang hidup di dalamnya.

Salah satu pulau di Indonesia yang memukau dengan flora dan faunanya yang berbagai macam ada di provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Pulau Maratua, bagian dari Kepulauan Derawan.

Pulau Maratua dikenal sebagai objek wisata bahari yang populer karena panoramanya yang luar biasa dengan air lautnya yang jernih, terumbu karang berwarna-warni, dan juga menjadi habitat bagi penyu laut.

Oleh karena itu, pulau ini kerap kali disebut sebagai surga penyu atau Turtle Capital of Indonesia. Pulau ini juga terkenal karena laguna besar yang terbentuk dari lekukan pulau membentuk seperti huruf U terbalik dan pantai berpasir putih.

Kegiatan utama yang dapat dilakukan di tempat wisata pulau Maratua biasanya adalah snorkeling dan scuba diving di berbagai spot populer seperti Turtle Traffic, Big Fish Country atau The Channel, dan spot lainnya yang menarik bagi penyelam berpengalaman.

Namun, selain menyelam ada juga kegiatan lain yang dapat dilakukan saat pergi ke pulau Maratua, yakni melihat pelepasan tukik, snorkel di laguna yang tenang, bersantai di pantai, atau menjelajah desa nelayan untuk melihat kehidupan lokal.

Perairan di sekitar Maratua masih tergabung dalam area Coral Triangle atau segitiga terumbu karang yang dikenal sebagai area dengan keanekaragaman hayati laut yang indah.

Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa Maratua termasuk pulau yang memiliki level biodiversitas atau keanekaragaman hayati tertinggi setelah Raja Ampat dan Solomon Islands.

Ada banyak keindahan alam dan ekosistem yang ditawarkan oleh perairan Maratua, seperti terumbu karang di berbagai titik, terumbu laut, dan habitat yang cocok untuk penyu hijau atau green turtle serta penyu sisik atau hawksbill.

Tak hanya penyu, para penyelam dan snorkeler juga biasanya menjumpai jenis ikan lainnya seperti pari, hiu karang, berbagai jenis ikan karang, dan formasi karang yang kaya akan mikrofauna atau hewan-hewan kecil.

Pulau Maratua dan sekitarnya juga memiliki hutan pasir dan mangrove di beberapa titik yang menjadi penopang kehidupan darat dan pesisir.

Kawasan pulau ini juga kerap kali dikenal sebagai lokasi utama penyu bertelur dan beristirahat. Sehingga secara ekologis, pulau ini berperan besar bagi rantai hidup biota laut atau makhluk hidup penghuni lingkungan laut setempat.

Akses menuju ke Pulau Maratua juga cukup mudah, bisa melalui jalur darat yang kemudian dilanjutkan dengan jalur laut, bisa juga melalui jalur udara yang nantinya akan berhenti di bandara kecil di Maratua (Maratua Airport / RTU).

Sementara itu, penduduk pulau Maratua umumnya tinggal di beberapa desa nelayan kecil dengan mata pencaharian utama sebagai nelayan dan juga berkutik di bidang pariwisata seperti pemandu wisata dan pemilik resort atau homestay.

Dengan begitu banyak keindahan alam yang dimiliki pulau Maratua, telah menunjukkan bahwa pulau ini adalah ekosistem laut dan destinasi wisata yang bernilai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top